<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yuliantoekoprasetyo's Blog</title>
	<atom:link href="http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com</link>
	<description>Kewajiban lebih banyak dari waktu yang ada</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jan 2009 11:06:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yuliantoekoprasetyo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/4111efed5c45f05f747b68297f5425a9?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Yuliantoekoprasetyo's Blog</title>
		<link>http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/osd.xml" title="Yuliantoekoprasetyo&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MUHASSABAH</title>
		<link>http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/2009/01/17/selamat-datang-di-blog/</link>
		<comments>http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/2009/01/17/selamat-datang-di-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 10:01:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yuliantoekoprasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[*Maut tidak Mengetuk Pintu Kepada siapa manusia menggantungkan dirinya, jika bukan kepada Allah, Tuhan Yang Mahakuasa atas segalanya? Senin pagi, ketika akan naik pesawat Boeing 737-200 Mandala Airlines dari Polonia, Medan , tak seorang dari lebih seratus penumpang mengetahui bahwa itulah akhir dari perjalanannya. Saat mencari tempat duduk sesuai tiket, memasang sabuk pengaman, mematikan telepon [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliantoekoprasetyo.wordpress.com&amp;blog=6208784&amp;post=3&amp;subd=yuliantoekoprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:16pt;font-family:&quot;">*Maut tidak Mengetuk Pintu<br />
</span></strong></p>
<p>Kepada siapa manusia menggantungkan dirinya, jika bukan kepada Allah, Tuhan<br />
Yang Mahakuasa atas segalanya?</p>
<p>Senin pagi, ketika akan naik pesawat Boeing 737-200 Mandala Airlines dari<br />
Polonia, Medan , tak seorang dari lebih seratus penumpang mengetahui bahwa<br />
itulah akhir dari perjalanannya. Saat mencari tempat duduk sesuai tiket,<br />
memasang sabuk pengaman, mematikan telepon genggam, dan menyaksikan<br />
pramugari memeragakan tata cara pengamanan bila terjadi musibah, tak ada<br />
yang membayangkan beberapa menit lagi adalah batas kehidupan mereka.</p>
<p>Sejumlah penduduk di rumah maupun lalu lalang di Jalan Djamin Ginting,<br />
Padang Bulan, beberapa menit sebelumnya mungkin sedang bercanda atau<br />
menyaksikan tayangan televisi tentang gosip artis, tak membayangkan bahwa<br />
itulah batas akhir kehidupan mereka. Mereka tewas ditimpa kepingan badan<br />
pesawat. Mereka mencari kehidupan namun mendapatkan kematian.</p>
<p>Antarini Malik &#8211;putri almarhum Adam Malik&#8211; yang semula akan naik Mandala,<br />
juga tak membayangkan keputusan untuk pindah pesawat, telah menghindarkannya<br />
dari maut. Sebanyak 16 orang, yang kemudian diketahui selamat, juga tak<br />
membayangkan bisa keluar dari pesawat yang berkeping-keping dan api yang<br />
berkobar. *Siapa yang mengatur kematian dan kehidupan itu? Apakah manusia<br />
dapat memilih cara kematiannya? *</p>
<p>Ketika ratusan anak-anak bermain-main di pantai, ibu-ibu belanja di pasar,<br />
dan sebagian lain dengan segala kesibukannya, tiba-tiba air laut mendadak<br />
surut dan tak lama kemudian gelombang tsunami melanda Nanggroe Aceh<br />
Darussalam. Tak ada tempat untuk berpegang, bahkan pohon-pohon dan bangunan<br />
batu pun roboh. Ratusan ribu penduduk tewas. Tak ada yang bisa menahannya.</p>
<p>Ketika badai Katrina melanda New   Orleans , Amerika Serikat, ribuan orang<br />
&#8211;mayoritas kulit hitam&#8211; tewas. Listrik mati, puluhan ribu orang mengungsi,<br />
kelaparan, dan penjarahan terjadi di negara yang selalu memosisikan diri<br />
sebagai penyelamat warga dunia itu. Amerika Serikat &#8211;negara yang merasa<br />
bisa melakukan segalanya, memiliki teknologi cangggih, dan ditakuti<br />
negara-negara lain&#8211; tak berdaya menghadapi badai dahsyat itu. Pemerintah<br />
AS, yang selalu ikut campur urusan negara lain dengan alasan menyelamatkan<br />
rakyat, juga takluk dan tak dapat menyalahkan siapa pun.</p>
<p>*Manusia sesungguhnya tidaklah berdaya. Sama sekali tidak berdaya.* Kematian<br />
dapat datang kapan saja dengan alasan-alasannya. Tak ada yang bisa menolak<br />
apalagi memilihnya. Manusia selalu merasa dapat mengatur semuanya, termasuk<br />
memperlambat datangnya kematian. Mereka membuka lebar-lebar pintu untuk<br />
dunia dan percaya kebahagiaan sejati ada di dalamnya. Manusia merasa<br />
kematian hanya datang pada usia tua, sehingga mereka memilih dunia &#8211;tak<br />
peduli melahap harta yang bukan miliknya. Mereka mencintai dunia seakan<br />
dunia dan harta dapat membujuk Tuhan untuk memperlambat kematiannya.</p>
<p>Maut tidak datang dengan mengetuk pintu. Ia bisa masuk dari setiap celah<br />
tanpa kita tahu. Ia tak pernah datang terlambat dan bermain-main. Tak ada<br />
yang bisa menahannya, tidak juga ajimat, susuk, setumpuk harta, dan<br />
kekuasaan.</p>
<p>Detik ini, menit ini, kita bisa tertawa, menghitung tabungan, dan<br />
mempersiapkan strategi menghancurkan lawan. Detik ini, kita merancang untuk<br />
suatu jabatan, kehormatan, dan kekuasaan. Detik berikutnya, tidak ada yang<br />
bisa menahan datangnya maut: Ia tidak mengetuk pintu dan memberi tahu<br />
kedatangannya. Ia bisa masuk dari semua sisi dan bahkan ketika kita<br />
menghirup udara segar.</p>
<p>*Lalu, kepada siapa manusia menggantungkan hidupnya, jika bukan kepada<br />
Allah, Tuhan Yang Mahakuasa atas segalanya.*<br />
Semoga Bermanfaat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yuliantoekoprasetyo.wordpress.com&amp;blog=6208784&amp;post=3&amp;subd=yuliantoekoprasetyo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliantoekoprasetyo.wordpress.com/2009/01/17/selamat-datang-di-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ef5fc238d723930c4c7d30d163516366?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yuliantoekoprasetyo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
